Jumat, 28 Maret 2014 2komentar

My Bed My Destination


cek cek....

bagi KITA kebanyakan.....

hmmm....
bentar-bentar

terlalu naif ya, kalo setiap kali nulis
 selalu pakek kata KITA.
 seakan-akan yang nulis ini 
mencoba mencari teman satu perjuangan.hehe


oke deh. diganti. diganti :D

ehm ehm,,
bagi gue,, selama menggauli kehidupan yang katanya fana ini, pasti selalu butuh rehat, butuh bersantai kayak di pantai.hehe.
apalagi kayak gue gini yang porsi badannya lebih dari biasa alias luar biasa (maksa dikit :D), istirahat tidur udah agenda wajib yang kagak boleh dilewatin. harus itu.
begitu juga dengan berSANTAI ria, itu juga hal yang kudu dilakoni, apalagi kalo udah seharian berjibaku dengan pekerjaan yang menguras pikiran, tenaga, dan waktu, itu jelas butuh istirahat dan bersantai dulu dong..

hmmm,,,
tapi kagak tau kenapa ya,, bagi gue saat ini, istirahat dan bersantai itu udah kayak sesuatu yang gue harapkan bingit. bangun pagi berangkat ngampus, harus melototin slide yang isinya kata-kata gag jelas maksudnya (menuurut gue lo ya), dengerin bapak dan ibu dosen dari mulai pagi sampai sore, selama proses itu udah ngebayangin bahkan sudah diplaning nih di dalam otak, ntr kalo udah balik dari ngampus langsung balik ke kos jangan lupa beli makan dulu sekalian cuci mata tuh (kalo ada), cap cuss ke kosan, bersantai ria, tidur, sebagai harga yang harus dibayar setelah setengah hari lamanya habis bergelut ala sumo dengan yang namanya kuliah dan sodara-sodaranya.

sampai pada satu titik,
gue ngerasa, gue sekolah jauh-jauh disini, dengan tekad bulat seperti bola pingpong, membara seperti api unggun pramuka tingkat siaga, (dulu dulu,!! sekarang,, tau deh hehe) setelah berjalannya waktu kok orientasi gue berubah yaaa,,, gue kuliah, ngerjain tugas (walaupun terkadang harus mengiba terlebih dahulu ke konco-konco yang lain untuk mau dimintain bahan atau mungkin tugas laporannya yang udah jadi hehe). bela-belain cari bahan untuk praktikum, belajar masih pakek cara konvensional sistem kebut semalem, ujung-ujungnya kok malah pingin cepat kelar semua tu urusan kuliah biar bisa segera bersantai ria dan beristirahat nyenyak. loh.

nah, berarti istirahat dan santai gue sekarang udah jadi tujuan ngampus gue,, jadi gue brngkat ngampus biar bisa segera bersantai, bsok ngampus cepet balik biar bisa santai-santai, gitu aja seterusnya. nah kok serba kebalik gini yah...
wah gag beres nih,,, ada yang salah nih dengan prinsip gue,,
harusnya gue jadiin istirahat dan santai gue tetap sebagai kebutuhan bukan malah jadi tujuan, gue jadiin istirahat dan santai gue ini sebagai bentuk perenggangan dan proses pengembalian semangat gue untuk kembali berprogres ke tujuan utama gue yaitu menuntut ilmu.
Gue buang jauh jauh dan jangan sampai jadiin istirahat santai sebagai impian di dalam progrees gue menuntut ilmu.

yah gue bisa...
I know what must I do....


terserah ini mau dibilang apa,,
mau dibilang curhat??!!  boleh,,..
minta diperhatiin??!! ya bolehlah.....
yang penting kudu tetep happy,,, :D


Impian itu masih menggantung di langit-langit pencapaian,,
Ibarat sebuah pohon yang bisa menghasilkan buah, seperti itulah layaknya impian-impian yang masih hanya sebatas diidam-idamkan dan yang selalu disorak-sorakkan,,
Berprogres menggapai impian, yang biarpun jatuh tetap bangkit dan begitu seterusnya hingga mencapai impian yang tergantung di langit pencapaian ibarat sebuah pohon yang sedang berbuah.

mau pilih yang mana... monggooo,,,,,
Minggu, 16 Februari 2014 0komentar

Belajar dari Karet Gelang!!!





Dasar karet gelang!!!
dan memang karet gelang,,,
Lagi iseng kepengen ngomongin makhluk unyu-unyu satu ini,



Mari kita coba lakukan percobaan,,
atau kalau si batang hidung karet gelang gag nongol-nongol, bolehlah berimajinasi sejenak,,
Percobaan pertama
Karet gelang jika ditarik pada titik tertentu selama waktu tertentu (ex: 5s), ketika dilepas bentuknya masih sama dengan ukuran awal
Percobaan kedua
Karet gelang jika ditarik pada titik tertentu selama waktu tertentu (ex; 60s), ketika dilepas bentuknya tidak akan seperti bentuk asalnya atau sudah melar,
Percobaan ketiga
Jika ditarik lagi agak lebih tegang dan selama waktu tertentu (sama seperti pada percobaan 2), ketika dilepas bentuknya tidak akan sama dengan dengan bentuknya seperti pada percobaan kedua,
Percobaan keempat
Ditarik lagi sampai sekuat tenaga, dan si karet gelang itu akhirnya terputus.


Potensi hidup kita hampir sama nasibnya kayak si karet gelang atau lebih gamblangnya lagi potensi hidup kita sama seperti sifat-sifat si karet gelang ini.
Kita punya potensi yang sudah ada, dan tiap orang berbeda, yeah kamu punya flesksibilitas yang special, unic. tapi sering kita tidak menyadari itu. kita terlalu asyik dengan apa yang namanya zona nyaman atau lebih tepatnya zona aman, dimana kita merasa zona itu paling aman untuk kita, aman dari segala bentuk perubahan, aman dari segala ketakutan yang datang menghantui tentang segala kemungkinan jika kita bergeser dari zona tersebut.

Mau tetap stay di zona itu atau mencoba mencari beribu alasan untuk "membenaarkan zona aman",, ya sekali lagi itu terserah ente-ente yang pasti waktu terus berjalan, meninggalkan tiap-tiap dari kita yang tidak mau tau atau pura pura tidak tau :D

Ada pula yang saat ini (lagi) berproses untuk keluar dari zona amannya, mencoba mencari potensinya, mencoba mempertajam potensinya, namun saat sedanga mencoba tetap saja berakhir dengan kembali ke titik 0, kembali ke titik awal.
Itu bukan sebuah akhir. coba di bayangin lagi saat kamu menarik karet gelang, saat kamu menarik hanya dalam hitungan detik saja. tidak ada perubahan kan. yap. sama seperti potensi. potensi tiap-tiap dari kita membutuhkan waktu, waktu yang harus kita tukarkan untuk melejitkan potensi kita.

Pertaruhkan waktu itu, tukarlah waktumu dengan daya usaha untuk mempertajam potensi kamu, melejitkan potensi kamu. memang tidak ada yang namanya instan, tidak ada yang sebentar, tapi percayalah dengan usahamu, tidak ada yang akan sia-sia. dan nantinya aku, kamu, kita semua tidak akan pernah sama lagi dengan titik awal kita, kita tidak akan sama lagi dengan sebelumnya. jika karet gelang ditarik sekuat tenaga akan putus berbeda dengan kita sebagai makhluk hidup istimewa dengan anugerah akal dan dengan segala kelebihan kita dari Sang Pencipta, semakin ditajamkan, semakin dilejitkan, sejalan dengan waktu maka hasilnya pun akan sepadan. Insya Allah.

dan mungkin si karet gelang akan sedikit bangga karna keberadaannya bisa memberi arti walau sekelumit :D



Sabtu, 18 Januari 2014 0komentar

Entahlah,,


Jiwa ini berselimut debu
debu yang entah mampir darimana
dari jiwa yang terbiarkan 
atau 
jiwa yang terlalu lama diajak berkeluh 
entahlah,,,


Masih menerawang dunia
melalui jendela kecil di sudut kamar ini
tak jelas, tak tampak,,
Ouwh,,
mungkin jendela ini sudah ikut berdebu

tapi sebentar,, 
tidak ada yang salah dengan jendela ini,,
Yah, mungkin jiwa yang berdebu inilah yang membuat pandangan tak jelas
Lalu,
apa hubungan antara jiwa dengan jendela,,
entahlah,,,



Tetes air  masih saja jatuh dari langit
entah dari langit yang mana,
dan sekali lagi, itu menjadi alasan
untuk tetap nyaman di sudut kamar ini
masih gemar menerawang dunia melalui jendela kecil ini
walaupun hasrat tlah melambung,
untuk menerawang dunia melalui dunia
tapi kapan,,

ah entahlah,,,






Selasa, 15 Oktober 2013 0komentar

The Carnivorous Caterpillars (Amazing Insect)

Siapa yang tidak tahu dengan Kupu-kupu atau ngengat, jenis serangga ini masuk ke dalam ordo Lepidoptera, pada fase pra dewasa atau larva adalah fitofag (herbivora) dan menjadi "hama" pada beberapa tanaman penting. Pada fase imago menjadi kupu-kupu yang indah bahkan menjadi serangga polinator. Akhir-akhir ini para ahli entomolog menemukan sebuah fenomena yang luar biasa, fenomena pada ordo Lepidoptera itu ditemukan di kepulauan Hawai (USA) dan Amerika Utara.  Pada beberapa spesies ditemukan serangga (fase pradewasa) merupakan entomofag (karnovor) serangga lain. Hal ini mengagetkan karena umumnya serangga di Ordo Lepidoptera pada fase pradewasa merupakan fitofag.
Beberapa serangga tersebut adalah:

1. Eupethicia orichloris 

Image from google
E. orichloris masuk ke dalam famili Geometridae (Jengkal Bumi), umumnya dikenal famili ulat jengkal. hanya ditemukan di kepulauan hawai. Bentuk dari larvanya berwarna hijau dan ada yang berwarna coklat, mempunyai 3 pasang tungkai sejati yang terdapat kuku pada tiap tungkainya dan 2 pasang tungkai semu. Larva E. orichloris ini memangsa segala serangga (generalis), mempunyai cara berburu dengan sit and wait, menunggu mangsanya, biasanya pada saat menunggu mangsanya, larva berkamuflase dengan sekitarnya. 

sit and wait dengan kamuflase pada lingkungan sekitar
(image from google)
Saat ada mangsa berada di jangkauannya dengan cepat larva ini mencengkram menggunakan 3 pasang tungkainya yang tajam. 
image from google
2. Feniseca tarquinius
F. tarquinius ditemukan di Amerika Utara dan Kanada, termasuk dalam famili Lycanidae, larvanya berwarna abu abu dan putih, kisaran tubuhnya (1,9 cm), di selimuti bulu berwarna putih tegak. Pola tubuhnya sering dikaburkan dengan lilin putih yang dihasilkan mangsannya dan sebagai bentuk kamuflase (Minno et al., 2005). 

image from google

Telur diletakkan oleh imago di sekitar koloni aphids, setelah menetas pada instar pertama sudah mulai memangsa aphids sampai pada instar keempat. bentuk pertahanan dan perlindungan dirinya dengan menyelimuti tubuhnya dengan lilin putih di sekujur tubuhnya, hal ini untuk memudahkan dalam membaur serta mengelabui semut yang melindungi aphids (mutualisme).
Selain itu, larva F. tarquinius mengeluarkan senyawa kimia yang mampu mengelabui semut, dan membuat semut menganggap larva F. tarquinius adalah aphids seperti yang lain. Kisaran mangsa F. tarquinius adalah wooly aphids dan beberapa serangga lain termasuk treehoppers.
peletakan telur oleh imago di koloni aphids
(image from google)

3. Hyposmocoma molluscivora
H. molluscivora ditemukan hidup di kepulauan hawai, termasuk dalam famili Cosmopterigidae, panjang tubuh larva H molluscivora kisaan 8 mm, mempunyai perisai pelindung dari bahan sutera menyerupai cangkang siput. Larva H molluscivora juga menggunakan suteranya untuk memerangkap dan melumpuhkan siput sebagai mangsanya, larva ini memutari siput sambil menjaring siput dengan suteranya sampai siput tidak dapat bergerak lagi, kemudian larva melakukan penetrasi langsung ke dalam cangkang siput (Rubinnof D and Hainess D.W., 2005)
image from google

_____



Fenomena yang diluar kebiasaan umum yang terjadi pada serangga ordo Lepidoptera ini (ada beberapa dugaan, pertama, serangga tersebut awalnya adalah fitofag kemudian beralih menjadi entomofag dengan berbagai faktor penyebabnya, kedua, memang dari awal spesies serangga tersebut merupakan entomofag yang baru ditemukan dan diketahui) dari dugaan-dugaan itu, perilaku makan serangga tidak lain tidak bukan adalah bentuk pemenuhan kebutuhan nutrisi tiap serangga dan ketersediaan makan di habitatnya masing-masing.


Eupethicia orichloris behaviour

Feniseca tarquinius

_______________

Referensi
Rubiniff D., Haines W.P..2005. Web-Spinning Caterpillar Stalks Snails. Science 309 (5734):575
Minno MC., Butler JF., Hall DW. 2005. Florida Butterfly Caterpillars and their Host Plants. University Press of Florida. Gainesville, Florida. 341 pp.
Watanabe K., Lei LG., Kiyotaka I. 2005. Pattern Analysis for Semi-Looper Type Robots with Multiple Links. ICCAS.2(5).


Selasa, 03 September 2013 0komentar

di SINI Kamu Bebas Jadi Apapun


Kamu semua bebas menjadi apapun, bisa menjadi apapun,
   dari Imposible menjadi I'mPossible
Kamu bebas melakukan apa saja, dari tidak seharusnya menjadi harus kamu lakukan
Kamu diberikan kesempatan selebar lebarnya untuk mencari jati diri kamu
Kamu bebas merangkai masa depan, entah itu terang ataupun petang

Semuanya ada di sini,, di zona penuh kebebasan, Zona Mahasiswa.



Tidak akan ada lagi guru ataupun pengajar yang akan mengekang kamu, kamu bebas ikut pelajaran atau tidak, ataupun mencuri curi kesempatan untuk bisa Titip Absen. Kamu bebas melakukan itu...

Tidak akan ada lagi yang sok ngatur ngatur kamu,, tidak akan ada lagi kekangan dari orang tua, tidak ada lagi ada pantauan dari orang tua, pengawasan dari orang tua.. Kamu bebas berbuat tanpa aturan....

Tidak akan ada lagi waktu yang mampu membatasi kamu, kamu bebas berbuat semaumu dengan waktu, kamu bebas menggatikan malam sebagai siangmu dan siang sebagai malammu, kamu bebas memutar balikkan waktu...

Tidak akan ada lagi yang bisa membatasi kamu, kamu bebas bergaul dengan siapapun sampai bergaul bebas dengan siapapuun,, itu terserah apa kata udel mu..

Tidak akan ada lagi aturan yang menjerat kamu, tidak ada aturan kamu harus mengenakan baju putih, dan dimasukkan, tidak ada lagi aturan rambut harus 5 cm di atas telinga, tidak ada lagi,, kamu bebas menjadi dirimu sendiri, bahkan bebas menjadi bayangan orang lain.. kamu bebas menjadi apapun....

Yapz,,, kamu bebas menjadi diri kamu sendiri,, be Yourself...

Itulah Mahasiswa
Kamu diberi kebebasan seluas luasnya, karena orang orang disekitarmu, lingkungan di sekitarmu percaya bahwa kamu yang sekarang sudah bisa diberikan tanggung jawab, sudah bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk, sudah tegas berkata "tidak" terhadap sesuatu di luar  moralitas, dan yakin bahwa kamu bisa menjaga amanah kebebasan yang diberikan.. Kebebasanmu akan tiba untuk dipertanggungjawabkan...

Inilah masanya, masa mahasiswa
Kamu bebas mencari dan membentuk jati diri kamu, di sini lah tempat kamu membentuk dan mencari jati diri pribadimu.. Perhatikan pikiranmu dan Bijaklah dalam bergaul,,
kamu akan berbau wangi jika bergaul dengan tukang parfum, begitu pula jika kamu bergaul dengan tukang ikan kamu pun akan berbau amis.

Pilihan ada di tangan mu wahai pemangku kebebasan

Tata pikiranmu,, Atur kembali tujuanmu berada di zona ini,, jaga kebebasan yang diamanahkan kepadamu..jangan seperti air yang bebas mengkuti arus, diombang ambingkan oleh kepalsuan kehidupan.

apa yang kamu lakukan hari ini adalah refleksi seperti apa dirimu esok hari..


*jika dianggap tulisan ini omong kosong,,, cukup simpan dan bukalah ini 2-3 tahun mendatang, dan bercerminlah...
Rabu, 28 Agustus 2013 4komentar

Kambing versus Mahasiswa


Kambingnya mbak, Kambingnya bang, Kambingnya Teh....




Tenang....
Ini bukan bursa kambing kurban kok,
ehehe
Tapi akan sedikit ngeGosipin si Kambing, dan berharap semoga si Kambing di sana tidak bersin bersin sendiri :D

Kalian pasti tau dengan Kambing kan, kalian pasti sebel kalo disamain dengan makhluk yang punya aroma khas itu,, yaiyalah aku kan manusia masa' disamain sama kambing.

Pernah lihat kambing yang lagi digembalain sama empunya kan,, pernah belum,, bagi yang belum silahkan berfantasi menurut kiblatnya masing-masing hehe, Kambing akan mau digembalain dan menuruti apa yang empunya mau jika empunya memberikan rumput di depan si kambing, dan jika empunya memberikan cambukan ke bagian belakang dari tubuh si kambing.
Sekilas tidak ada yang menarik dari hal tersebut, semuanya biasa, ya semuanya biasa bagi yang melihatnya dengan biasa biasa.
Usut punya usut, ada sedikit kesamaan kita sebagai manusia dengan mereka sebagai si Kambing, terutama dalam hal kebiasaan yang sering dilakukan oleh si Kambing, kebiasaan yang sudah disebutin di atas itu.
Sadar atau tidak kita masih sering tergantung dengan dua hal yang ada pada si kambing itu, pertama rumput atau reward, kita mau bergerak, kita mau bekerja, mau berusaha jika ada reward yang siap menanti di depan dan sesuai dengan apa yang kita mau, kalau kagak ada reward kita tidak bergairah melakukan itu. ua, cambukan atau punishment, kita mau bergerak, kita mau berusaha jika kita mendapat ancaman, apa apa yang akan kita terima kalau kita tidak bisa mencapai itu.

Dua hal ini yang masih saja kita rasakan bahkan dengan sadar masih kita terapkan, "emang ada yang salah dengan 2 hal itu??" tidak, tidak ada yang salah, lebih tepatnya sudah bukan masanya lagi, apalagi bagi yang sudah menginjakkan kaki sebagai mahasiswa. hehe
dua hal itu sah sah saja, tapi sebagai mahasiswa tentunya jangan tergantung dengan itu, sudah harus ada sudut pandang pemikiran yang lebih mendasar yaitu motivasi dari dalam diri pribadi, kesadaran diri bahwa kita membutuhkan itu, dan kita mau menggapainya, bukan butuh pada rewardnya atau takut pada punishmentnya.


hayyoo,,,

Mahasiswa adalah strata tertinggi dalam kelas pendidikan, puncak dari level akademik seseorang,
jadi jangan salah ketika kita sudah mengenakan jubah mahasiswa itu, kita sudah dipandang berbeda oleh masyarakat, karena dalam mind set masyarakat, mahasiswa adalah agent of change, dan masih banyak lagi kecuali agent of sunlight :D

itu kata masyarakat,, nah kalo kata kita yang menjalani kayak gimana coba??!!

Cara pandang dan dasar pemikiran yang membedakan kalian sekarang dengan yang sebelumnya....

jadi aku, kamu, kalian mau jadi apa, masih mau jadi Si Kambing atau MAHAsiswa ?? :D

---

Selamat Datang kawan kawan Mahasiswa, Selamat Datang kawan kawan di dunia Hitam Putih Abu-abu, Selamat Datang di zona kebebasan,, kebebasan yang bertanggung jawab

----
#Edisi Tahun Ajaran Baru bagi para Mahasiswa Baru
Jumat, 26 Juli 2013 2komentar

Kontradiksi *Think again!!

Sore tadi, berkesempatan untuk menghabiskan waktu atau bahasa kerennya ngabuburit di salah satu masjid. Tampak hiruk pikuk ramai berbondong bondong menuju masjid untuk sekaligus sholat maghrib dan mungkin sambil berburu takjil dan makanan berbuka yang disediakan di masjid itu slama bulan ramadhan, salah satu yang pasti adalah aku,hehe. kapan lagi coba, dapat takjil dan makanan berbuka gratis, bisa jadi tujuan utama selama romadhon nih.

tapi di sudut benak,|'siapakah yang dengan mulianya ikhlas untuk memberi dan ikhlas untuk berbagi ?'|

Penasaran hati tak mampu terbendung untuk memuaskan hasrat keingintahuan siapa gerangan yang begitu mulianya, dan jawaban yang didapat semua itu diberikan oleh hamba Allah, tiap hari secara bergiliran para Hamba Allah ini berbagi dalam bentuk takjil dan makanan berbuka.

Tertegun!!! Sekaligus seperti ada bekas tamparan memerah di hati.

Begitu hebat nya orang orang ini, para hamba Allah, begitu antusias dalam berbagi. tapi sebentaaar,,,,

|Lalu aku siapa?? Aku kan juga hamba Allah,, Terus apa yang uda aku lakukan sebagai hamba Allah?? selama ini lebih berharap diberi daripada memberi.|
|Ah Aku pun harus bisa seperti itu, tunggu saja nanti ketika aku uda kaya.. nah sambil nunggu kaya mending nikmatin dulu aja nih takjil, rezeki jangan ditolak kan, mumpung ada kesempatan untuk diberi..|
|la terus mau nunggu sampai kaya?? kalo belum kaya aku uda mati duluan gimana?? kapan dong aku bisa berbagi..|
|halaaah urusan mati uda ada yang ngatur, uda nikmatin dulu aja nih takjil, buruan abis itu makaaan,,,, 
-hening-  hmmm... waduh, ngeri juga ya, kalo aku besok mati bagaimana?? masa' harus nunggu kaya dulu baru mau berbagi |


Think again...

Rabu, 26 Juni 2013 0komentar

Obrolan Kosong Si Pikir Pendek Si Pikir Panjang

|
Dua Sahabat karib yang punya banyak kesamaan sekaligus punya banyak perbedaan, yang tak pernah punya waktu untuk sekedar ngobrol menghabiskan masa walaupun sudah terlalu sering berjumpa, bersua namun tak ada kesempatan untuk sekedar ngobrol.
dan ketika masa itu tiba, Jelas!! digunakan dengan baik obrolan tersebut.

Mereka membicarakan zaman yang sudah semakin tidak bisa dibedakan mana yang benar dan mana yang salah,  semua yang berbau tabu dan tidak senonoh kini menjadi hal yang wajar atau bahkan sedang trend. Semuanya serba terbalik, sesuatu yang dulu dijimatkan pada kaum wanita kini seakan sah bahkan dipandang lebih glamour jika dipakai oleh lelaki, begitu juga sebaliknya wanita sekarang lebih suka mengenakan atribut ataupun kebiasaan yang dulu lebih pantas digunakan oleh pria, memang semuanya serba diputar balikkan, semua serba dicampur adukkan.

"begitu juga dengan nasib kita sekarang bray,, peran kita sekarang sering dibolak balik seenak otak mereka sendiri, bagaimana menurut kau bray...?" sergap si Pikir Panjang, mencoba membuka diskusi baru dengan sahabatnya.

"iya juga bray, padahal kita diciptakan sudah sesuai dengan porsi dan keadaannya masing masing, istilah kerennya itu sudah sesuai dengan SIKONTO* PANJANG (baca : Situasi Kondisi Toleransi Pandangan dan jangkauan :D), tapi tetap aja mereka slalu menggunakannya tidak pada porsinya, menggunakan kita hanya untuk dijadikan tameng pembenaran atas kebenaran tanpa dasar" jawab si Pikir Panjang mencoba menjelaskan duduk perkaranya

si Pikir Pendek mencoba menambahkan "benar sekali kau bray, contoh realnya saja dah, aku selalu saja di pakai untuk membenarkan hal hal negatif, hal hal yang gag ada korelasinya dengan masa depan dan bahkan hal hal yang jelas jelas tidak dibolehkan pun, mereka menggunakan aku sebagai salah satu dasar pembenaran mereka melakukan perbuatan itu" Jelas si Pikir Pendek dengan menggebu gebu

"ada benarnya juga kau bray, tapi contohnya kejadian perkaranya seperti apa itu bray,,?" tanya si Pikir Panjang.,

si Pikir Pendek dengan sabar menjelaskan, "contohnya saja ni bray, ketika mereka mau mendahulukan sikap menunda mereka terhadap sebuah kegiatan seperti garap skripsi nih, mereka pasti menggunakan aku".
"halah masih ada hari esok dah, jalan jalan dulu dah,, lagian juga besok belum tentu bapak dosen itu ada di kampus, paling juga orangnya lagi sibuk garap kegiatan hibahnya.." tambah si Pikir Pendek mencoba menirukan.
"dan masih banyak lagi yang lainnya bray, contoh lainnya nih ya, saat mereka lagi pengen liat film bokep, mereka pasti gunain aku lagi, mereka berpikir pendek, tidak mikir efek dibalik itu, mereka tidak melihat efek negatifnya. apa lagi kalo soal menunda, pasti dah aku yang dipakek" keluh si Pikir Pendek

"sama aja sama aku bray, aku disalah fungsikan, aku slalu aja digunain jadi dasar pemikiran saat mereka akan melakukan perbuatan yang baik, perbuatan yang jelas-jelas berkorelasi dengan masa depan mereka, contohnya nih, mereka selalu pikir panjang kalo memulai sesuatu yang baru misal pengen bisnis kecil kecilan, pasti mereka mikirnya gimana kalo nanti gagal, gimana kalo nanti gag laku, gimana kalo nanti gag balik modal, gimana kalo nanti pasar tidak mau menerima, begitu dah seterusnya, sama juga ketika mereka ingin menjadi lebih baik, ketika mereka berusaha untuk out of the box, keluar dari zona nyaman pasti mereka juga akan berpikir panjang, gmana kalo gini gmana kalo gt dan jelas pemikiran panjang yang digunakan rata rata berorientasi pada hal negatif atau sesuatu yang mengurungkan niat itu" terang si Pikir Panjang

"hmmmmm..... haaaaaaah" sambil menghela napas panjang sambil meneruskan isapan kreteknya, si Pikir Panjang kembali meneruskan ucapannya.

"padahal jelas mereka jelas tahu mana yang jelas baik dan mana yang jelas tidak baik buat mereka, tapi mereka tetap saja tahu tapi pura pura tidak tahu, mencari tameng dan pembenaran atas perbuatan mereka" lanjut si Pikir Panjang

Sambil membenarkan tempat duduknya, dan juga membenarkan apa yang harus dibenarkan
si Pikir Pendek melanjutkan
"iya, padahal ketika aku dan kamu digunakan dengan sebagaimana mestinya pasti akan lebih baik, ketika mereka pengen melakukan hal baru, just do it!! gunakan aku saja. tidak usah terlalu dipikir nanti bagaimana dan begitu juga ketika mereka akan berbuat hal negatif harusnya mereka menggunakan kamu bray, menggunakan pikir panjang, mereka berpikir bagaimana akibatnya jangka panjang kalau mereka tetap melakukan hal itu dan siapa yang akan dirugikan." Jelas si Pikir Pendek

"Ya sudahlah kawan, kita hanya bisa berharap, walaupun seperti sebuah harapan sang fajar yang merindukan sang petang" terang si Pikir Panjang
"untuk berubah menjadi baik terkadang harus cenderung memaksakan, karena pemikiran pun juga termasuk dalam sebuah habit, habit adalah sesuatu yang harus dilakukan berdampingan dengan pengulangan" sambung si Pikir Panjang.
|

Dan...


"Pare.... Pare.... Tulungrejo... Tulungrejo...." teriak si kernet

"Loh udah nyampek to... wah iya Pak, saya turun disini,,"
ambil tas dan segera keluar dari bus patas.




Kamis, 13 Juni 2013 0komentar

Kenapa ? Tanya

adakah yang salah dengan pertanyaan dan bertanya,,,
apa ya???
"hmm... baik bagaimana anak anak, apa ada pertanyaan??"
  serentak suasana menjadi sunyi senyap khusyuk
  "wah berarti anak anak sudah paham dengan yang Bapak jelaskan barusan ya..."
  seirama... barisan senyum berirama merekah bak bunga bangkai di sore hari di wajah anak anak... entah bermakna apa...

'hmmm... Bapak, saya ijin bertanya,, kenapa kok tanah harus dipupuk, apa tidak bisa tanah itu suplai nutrisinya sendiri,, ah kalo kayak gitu kan ngajari tanah manja...?" dengan wajah polos
"Loh,,, kan sudah Bapak jelaskan tadi, kamu gag mendengarkan Bapak ya,,,, makanya kalo Bapak lagi menerangkan di depan jangan sibuk sendiri kamu itu,,, sini kamu, maju ke depan!!!"
Sadar atau tidak hal semacam di atas sempat familiar di masa masa kecil dulu kita... ini hanya contoh dan mungkin masih banyak lagi lainnya. Hal sepele mungkin, tapi secara tidak langsung itu membekas di alam bawah sadar kita, bahwa bertanya adalah suatu hal yang tidak sopan, bertanya adalah untuk orang orang yang tidak mendengarkan, bertanya itu bagi orang orang yang tidak gampang mengerti (gag mudengan), bertanya itu aib, bertanya itu memalukan.

Bertanya adalah proses kita untuk berpikir, menindak lanjuti segala sesuatu, mengajak otak kita untuk mengolah data yang ada untuk mendapatkan input atau bahkan memberi pertanyaan lanjutan. Masih ingat kan dengan kisah Nabi Ibrahim AS saat Beliau mencoba mencari tahu siapa dirinya, untuk apa diciptakan, siapa tuhannya, begitu juga dengan Nabi Musa AS serta Junjungan kita Nabi Muhammad SAW untuk mendapatkan wahyu ataupun hidayah dengan sebuah pertanyaan dan pencarian.

Jadi tidak ada yang salah dengan sebuah pertanyaan dan aktivitas bertanya, mulailah bertanya dari diri kita sendiri, lalu bertanya akan apa yang ada di sekitar kita, tanyakan kepada diri, jika masih belum menemukan jawabannya cobalah menanyakannya pada yang paham akan persoalan itu, dan ada pula kalanya pertanyaan akan kita temukan dari hasil pencarian itu sendiri (butuh proses) karena ada jawaban dari pertanyaan itu yang masing masing orang akan mempunyai jawabannya sendiri dari hasil pencariannya.

Ada pula pertanyaan yang jawabannya adalah pertanyaan itu sendiri, seperti apa itu Cinta, setiap orang pasti punya definisinya masing masing berdasarkan apa yang diyakininya dan apa yang menjadi kepercayaannya dan tak akan ada habisnya, jangan jangan cinta itu adalah cinta, jangan jangan cinta itu adalah jawaban bukan sebuah pertanyaan :) ato mungkin yang laiinya..

Ada pula pertanyaan yang tidak perlu dijawab, pertanyaan yang mirip dengan sebuah statement, kenapa tidak perlu dijawab saat itu juga karna nanti kita akan menemui jawabannya jika kita berpikir dan mencarinya, yang kita perlu untuk jenis pertanyaan ini adalah meyakini dan mempercayai.

So,,, bertanyalah apapun itu, cari jawabannlah sejauh apapun itu, sampai asa dan cita bertemu dengan lahat,, karena itulah yang membedakan kita dengan yang lain.

apakah tulisan ini benar?? entahlah.... aku pun masih terus bertanya dan terus mencari jawabannya..
sebelum nantinya di alam sana aku akan ditanya....




Senin, 10 Juni 2013 0komentar

Tanya Kenapa

Eiiiits,, bukan promosi rokok lo ini ya....

Hanya sekedar iseng aja sambil nungguin sang Kopaja nongol dari sarangnya, sambil tidak sengaja melirik iklan rokok terpampang jelas, "tanya kenapa".

Sejenak tertegun dengan jarkon tersebut, iya ya...
Kita hidup pasti tidak akan berhenti untuk bertanya, baik itu tersirat atau tidak sekalipun, selama masih ada rasa "penasaran" dalam benak kita.
Sadar atau tidak dengan Pertanyaan membuat posisi kita menjadi dinamis tidak statis. Pertanyaan pun tak selamanya dalam bentuk lisan yang tersurat|tersirat, terkadang pertanyaan muncul dari hasil mendengar, melihat, merasa.
Yah pertanyaan yang membuat hidup ini hidup, pertanyaan lah yang membuat hidup ini bergairah. Pertanyaan yang diiringi dengan usaha untuk mencari jawaban dari pertanyaan itu tentunya. Pertanyaan menstimulus akal untuk berpikir, menganalisa, dan bertindak untuk mencari jawabannya. Pertanyaan adalah suatu yang wajar bagi kita, Manusia.
Tahu robot kan, robot tidak pernah mengajukan pertanyaan, apa yang diminta, apa yang diperintah akan dilaksanakan begitu saja, tidak ada sangkalan, tidak ada pertanyaan "untuk apa saya seperti ini/itu...blablabla..." NEVER!!  Nah, mau hidup kayak robot, hidup dalam program yang udah di setting seperti itu, hidup stagnan, tak ada gelora, tak ada greget...

Pertanyaan dan bertanya adalah bukti bahwa kita adalah makhluk yang paling agung yang pernah diciptakan Tuhan yang pantas diberikan amanah sebagai khalifah bumi ini. Pertanyaan dan bertanyalah yang membuat kita bisa menjadi seperti saat ini.. Pertanyaan dan bertanya lah yang membuat kita jauh lebih dari sekedar "seonggok daging yang hanya punya nama".

Bersyukurlah untuk kita yang masih punya pertanyaan akan semua hal, beruntunglah hati dan pikiran untuk kita yang masih peka akan semua hal di dalam dan disekitar kita...

Bertanya lah sebelum kelak tiba masanya kita akan Ditanya.....


______ tuh udah nongol juga batang hidung si Kopaja... lanjut dulu dah perjalanannya.... "Bang, ampera raya kan...."
 
;